Get Free Consultation!
We are ready to answer right now! Sign up for a free consultation.
I consent to the processing of personal data and agree with the user agreement and privacy policy
Fabrikasi Tangga Darurat Baja – Kebutuhan akan sarana evakuasi yang aman dan sesuai standar terus meningkat, terutama pada gedung industri, fasilitas manufaktur, pabrik, gudang, hingga bangunan bertingkat lainnya. Oleh karena itu, keberadaan tangga darurat baja menjadi elemen penting yang tidak bisa diabaikan. Tangga darurat berfungsi sebagai jalur evakuasi utama ketika terjadi keadaan darurat seperti kebakaran, gempa, atau gangguan struktural. Karakteristik baja yang kuat dan tahan lama menjadikan material ini sebagai pilihan paling ideal untuk konstruksi tangga darurat.
Salah satu penyedia layanan profesional untuk kebutuhan ini adalah PT Amanah Akhlak Mulia (Amanah Group). Dengan pengalaman dalam penyediaan material industri, logam ferrous–non-ferrous, serta kemampuan fabrikasi presisi, Amanah Group menghadirkan layanan fabrikasi tangga darurat baja yang memenuhi standar keselamatan, kekuatan struktural, dan persyaratan konstruksi modern.
Fabrikasi tangga darurat baja adalah proses pembuatan tangga darurat berbahan baja melalui rangkaian tahapan teknis yang meliputi desain struktur, pemilihan material, pemotongan, pembentukan, penyambungan, hingga finishing. Dalam proses ini, baja dipilih karena mampu menahan beban tinggi, tahan panas, dan memiliki ketahanan jangka panjang. Selain itu, fabrikasi tangga darurat memerlukan ketelitian tinggi karena konstruksi ini menjadi jalur keselamatan utama saat terjadi keadaan darurat.
Dengan fabrikasi yang tepat, tangga darurat tidak hanya kokoh tetapi juga aman digunakan oleh banyak orang sekaligus. Karena itu, proses produksi harus mengikuti standar industri, termasuk perhitungan beban, penentuan ukuran anak tangga, tinggi riser, kemiringan, sistem pegangan tangan, dan kualitas sambungan.
Untuk memastikan bahwa tangga darurat baja benar-benar aman, tahan lama, dan sesuai regulasi, proses fabrikasinya harus mengikuti standar teknis yang telah ditetapkan secara nasional maupun internasional. Standar-standar ini berfungsi sebagai acuan bagi engineer, teknisi fabrikasi, serta tim instalasi agar seluruh bagian tangga darurat memenuhi persyaratan keselamatan dan konstruksi. Berikut standar yang digunakan dalam proses fabrikasi tangga darurat baja oleh Amanah Group:
SNI 03-1746 – Perencanaan Struktur Baja
Standar ini mengatur ketentuan material baja, perhitungan kekuatan struktur, metode sambungan, dan ketahanan konstruksi terhadap beban statis maupun dinamis. Dalam fabrikasi tangga darurat baja, standar ini digunakan untuk memastikan rangka, balok penyangga, dan sambungan memenuhi batas kekuatan minimal.
SNI 03-1735 – Jalur Evakuasi
Standar ini memberikan panduan mengenai ukuran minimal tangga darurat, kemiringan aman, lebar jalur, tinggi riser, lebar tread, dan spesifikasi area landing agar evakuasi dapat berjalan lancar saat keadaan darurat.
OSHA 1910 (Occupational Safety and Health Administration) digunakan sebagai acuan internasional untuk merancang tangga darurat yang aman digunakan pekerja industri. Aturan ini menetapkan ketentuan seperti:
Tinggi riser dan lebar anak tangga yang aman
Kemiringan maksimal tangga
Desain railing dan handrail
Beban minimal yang harus mampu ditahan tangga
Ketentuan anti-slip dan area bebas hambatan
Standar ini sangat ketat, sehingga banyak perusahaan industri menjadikannya rujukan utama.
NFPA 101 fokus pada keselamatan kebakaran dan evakuasi. Dalam fabrikasi tangga darurat baja, standar ini mengatur:
Ketahanan material terhadap panas dan api
Stabilitas struktur dalam kondisi kebakaran
Lebar tangga dan area evakuasi berdasarkan jumlah penghuni
Persyaratan permukaan anti selip
Jalur evakuasi bebas rintangan
Standar ini sering digunakan untuk fasilitas industri, gudang, dan bangunan publik.
AWS D1.1 adalah standar internasional untuk memastikan kualitas pengelasan pada struktur baja. Standar ini mencakup:
Teknik pengelasan yang benar
Persyaratan elektroda dan filler
Uji kualitas sambungan (visual & NDT)
Ketebalan minimal las untuk struktur
Kelayakan sambungan agar tidak mengalami kegagalan
Standar ini sangat penting karena sambungan las adalah elemen paling kritis dalam tangga darurat baja.
ISO 9001 mendukung konsistensi kualitas produk. Dalam fabrikasi tangga darurat, standar ini memastikan:
SOP produksi jelas dan terdokumentasi
Kontrol kualitas dilakukan di setiap tahap
Produk akhir memenuhi spesifikasi teknis
Evaluasi dan peningkatan berkelanjutan dilakukan
Vendor ber-ISO 9001 memberikan kepastian stabilitas kualitas layanan
ISO 45001 mengatur keselamatan selama proses produksi dan instalasi. Standar ini meliputi:
Identifikasi bahaya dan penilaian risiko
Pelatihan keselamatan bagi pekerja fabrikasi dan instalasi
Penggunaan APD yang sesuai
Pencegahan kecelakaan kerja saat proses pengelasan, pemotongan, dan instalasi
Standar ini sangat penting untuk proyek industri dan pabrik.
ISO ini digunakan khusus untuk memastikan seluruh kegiatan pengelasan dilakukan dengan kualitas tinggi. Standar ini mengatur:
Prosedur pengelasan (WPS)
Kualifikasi welder
Pengujian hasil las
Dokumentasi proses pengelasan
Jika sebuah vendor mengacu ISO 3834, kualitas sambungan konstruksinya dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam proses pembuatan tangga darurat baja, kualitas material memegang peranan penting. Amanah Group memahami hal ini dan memastikan setiap tahap produksi mengikuti standar industri. Sebelum melakukan fabrikasi, tim melakukan pemilihan material baja yang sesuai spesifikasi, seperti baja karbon, baja struktural, atau baja galvanis, tergantung kebutuhan proyek. Selanjutnya, proses pemotongan, pembentukan, penyambungan, dan finishing dilakukan menggunakan peralatan industri yang modern sehingga hasilnya presisi.
Amanah Group selalu menggunakan baja berkualitas tinggi agar tangga darurat dapat menahan beban besar, tahan panas, dan bertahan lama meski digunakan di lingkungan industri yang intensif. Karena itu, setiap produk yang dihasilkan tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga aman digunakan dalam situasi darurat.
Kualitas tangga darurat sangat bergantung pada material yang digunakan. Amanah Group memahami hal ini sehingga setiap proyek fabrikasi selalu dimulai dengan pemilihan material yang sesuai standar industri. Baja yang digunakan harus memiliki kekuatan tarik tinggi dan ketahanan terhadap kondisi ekstrem. Oleh karena itu, perusahaan menggunakan material ferrous seperti baja karbon, baja struktural, dan baja galvanis. Setiap jenis baja memiliki keunggulannya masing-masing.
Baja karbon dipilih karena kekuatannya ideal untuk konstruksi beban berat. Baja struktural digunakan untuk elemen utama seperti rangka tangga, balok, atau penyangga vertikal karena sifatnya yang kokoh dan stabil. Sementara itu, baja galvanis digunakan ketika lingkungan proyek membutuhkan perlindungan tambahan terhadap korosi, misalnya pada area outdoor atau fasilitas dekat laut.
Selain pemilihan material utama, Amanah Group memastikan semua komponen pendukung seperti plat tread, railing, bracket, dan baut juga memenuhi spesifikasi teknis. Setiap material diperiksa kembali sebelum masuk proses fabrikasi untuk memastikan tidak ada cacat struktural. Dengan pendekatan ini, tangga darurat baja yang diproduksi tidak hanya kuat, tetapi juga aman digunakan dalam berbagai kondisi.
Proses fabrikasi membutuhkan alur kerja yang stabil. Oleh karena itu, Amanah Group memiliki jaringan pemasok material yang luas, baik dari pemasok lokal maupun internasional. Jaringan ini memungkinkan perusahaan memperoleh berbagai jenis baja berkualitas tanpa kendala ketersediaan.
Karena jaringan pemasok sudah teruji, material dapat tiba sesuai jadwal produksi. Hal ini sangat penting untuk proyek konstruksi yang sering memiliki timeline ketat. Dengan ketersediaan material yang konsisten, proses fabrikasi berjalan lancar tanpa hambatan yang dapat memperlambat proyek. Selain itu, jaringan pemasok yang luas memberi fleksibilitas bagi perusahaan untuk memilih material yang paling sesuai dengan kebutuhan teknis klien, baik untuk proyek pabrik, gedung bertingkat, maupun fasilitas industri skala besar.
Amanah Group juga menerapkan sistem seleksi pemasok secara berkala. Dengan evaluasi rutin, perusahaan memastikan bahwa setiap pemasok memenuhi standar kualitas, legalitas, serta kemampuan suplai. Dengan demikian, perusahaan dapat menyediakan material terbaik yang siap digunakan dalam proses fabrikasi.
Selain fabrikasi, ketepatan pengiriman menjadi faktor penting dalam proyek konstruksi. Amanah Group menjalankan sistem logistik yang profesional sehingga material dan hasil fabrikasi tiba sesuai jadwal. Dengan sistem ini, perusahaan Anda dapat melanjutkan instalasi tangga darurat tanpa gangguan. Ketepatan waktu sangat penting terutama pada proyek yang berjalan paralel dengan aktivitas lain, seperti instalasi pipa, pekerjaan struktur, dan finishing bangunan.
Dengan demikian, layanan pabrikasi tangga darurat baja dari Amanah Group tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga pada alur kerja yang mendukung keseluruhan proyek berjalan efektif dan efisien.
Fabrikasi tangga darurat baja melibatkan tahapan teknis yang memerlukan keterampilan profesional dan peralatan industri modern. Oleh karena itu, Amanah Group menjalankan proses fabrikasi melalui langkah-langkah yang terstruktur dan terukur. Proses dimulai dari analisis desain yang disesuaikan dengan kebutuhan lokasi proyek. Pada tahap ini, engineer melakukan perhitungan beban, menentukan geometri tangga, serta menyesuaikan ukuran anak tangga, riser, dan railing dengan standar keselamatan.
Setelah desain final disetujui, proses fabrikasi dimulai. Material dipotong menggunakan mesin pemotong otomatis agar hasilnya presisi. Kemudian, bagian-bagian tangga dibentuk dan dirakit melalui proses pengelasan atau perakitan baut tergantung desain dan permintaan klien. Karena keamanan menjadi prioritas, setiap sambungan diperiksa ulang untuk memastikan kekuatan strukturalnya.
Selanjutnya, proses finishing dilakukan. Biasanya, tangga darurat baja diberi lapisan cat antikarat atau galvanisasi untuk mencegah korosi dan memperpanjang umur pakai. Untuk proyek outdoor, perlindungan material ini menjadi sangat penting. Setelah finishing selesai, tim QC melakukan inspeksi menyeluruh untuk memastikan seluruh komponen memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
Dengan sistem fabrikasi yang terkontrol dari awal hingga akhir, tangga darurat baja yang diproduksi Amanah Group memiliki kualitas yang stabil, aman, dan siap digunakan di berbagai jenis bangunan industri.
Amanah Group tidak hanya fokus pada kualitas material dan proses, tetapi juga pada keandalan layanan. Perusahaan mengutamakan pengiriman tepat waktu, fleksibilitas desain, dan komunikasi profesional dengan klien. Karena itu, tangga darurat baja yang diproduksi tidak hanya memenuhi standar keselamatan, tetapi juga mendukung efisiensi proyek secara keseluruhan.
Selain itu, perusahaan memiliki tim teknis berpengalaman yang memahami kebutuhan industri. Mereka dapat memberikan rekomendasi terbaik mulai dari pemilihan material, desain, sampai instalasi. Dengan dukungan teknis ini, perusahaan Anda dapat menjalankan proyek fabrikasi dengan lebih percaya diri.
Fabrikasi tangga darurat baja adalah bagian penting dari sistem keselamatan bangunan. Dengan memilih layanan dari Amanah Group, perusahaan Anda mendapatkan material berkualitas, proses fabrikasi presisi, dan dukungan jaringan pemasok yang kuat. Seluruh proses dirancang untuk memastikan keamanan, kualitas, dan ketahanan jangka panjang dari tangga darurat baja yang digunakan.
Fabrikasi tangga darurat baja adalah proses pembuatan tangga evakuasi berbahan baja melalui desain, pemotongan, pengelasan, finishing, dan instalasi sesuai standar keselamatan.
Karena baja sangat kuat, tahan panas, stabil dalam jangka panjang, dan mampu menahan beban banyak orang saat evakuasi.
Umumnya mengacu pada SNI untuk struktur dan jalur evakuasi, OSHA 1910 untuk tangga industri, NFPA 101 untuk keselamatan kebakaran, serta AWS D1.1 dan ISO terkait pengelasan dan mutu.
Ya, desain dapat disesuaikan berdasarkan kondisi lapangan, ukuran bangunan, jalur evakuasi, dan standar teknis yang berlaku.
Rata-rata membutuhkan 2–6 minggu tergantung kompleksitas desain, volume pekerjaan, dan jenis finishing seperti galvanis.