Get Free Consultation!
We are ready to answer right now! Sign up for a free consultation.
I consent to the processing of personal data and agree with the user agreement and privacy policy
Pengiriman excavator, bulldozer, crane, wheel loader, dan mesin industri butuh proses yang namanya loading dan securing alat berat yang dilakukan dengan standar keselamatan tinggi. Kesalahan dalam proses menaikkan alat berat ke trailer atau pemasangan pengaman selama perjalanan dapat menyebabkan berbagai risiko, mulai dari kerusakan unit, pergeseran muatan, hingga gangguan keselamatan selama perjalanan.
Sebelum alat berat dikirim menuju lokasi proyek, diperlukan persiapan teknis yang mencakup pemeriksaan unit, pemilihan armada, proses loading, pengikatan muatan, hingga pengecekan akhir sebelum kendaraan berangkat. Penggunaan armada seperti lowbed trailer menjadi salah satu solusi yang umum digunakan karena memiliki desain dek rendah sehingga alat berat dapat diangkut dengan lebih stabil dan aman.
Loading alat berat adalah proses menaikkan atau memindahkan alat berat ke atas kendaraan pengangkut seperti lowbed trailer. Sedangkan securing alat berat merupakan proses mengamankan posisi alat berat agar tetap stabil selama perjalanan menggunakan sistem pengikat dan metode pengamanan tertentu.
Kedua proses ini menjadi bagian penting dalam jasa pengiriman alat berat, terutama untuk pengiriman jarak jauh maupun antar pulau. Tujuan utama loading dan securing adalah:
Proses loading alat berat membutuhkan persiapan yang matang agar unit dapat dipindahkan ke kendaraan pengangkut dengan aman dan stabil. Setiap tahapan harus dilakukan secara berurutan, mulai dari pemeriksaan kondisi alat, pemilihan metode loading, hingga penempatan unit di atas trailer. Berikut detailnya:
Sebelum proses loading dilakukan, tim perlu melakukan pemeriksaan awal terhadap unit yang akan dikirim. Beberapa hal yang diperiksa meliputi:
Data tersebut digunakan untuk menentukan jenis armada dan metode pengangkutan yang sesuai. Sebagai contoh, excavator berukuran besar membutuhkan lowbed dengan kapasitas berbeda dibandingkan forklift atau wheel loader kecil.
Pemilihan kendaraan pengangkut menjadi faktor penting dalam keamanan pengiriman. Beberapa jenis armada yang umum digunakan:
Lowbed trailer banyak digunakan untuk pengiriman alat berat karena memiliki posisi dek rendah sehingga membantu menjaga kestabilan muatan. Jenis ini sering digunakan untuk:
Flatbed digunakan untuk muatan besar yang membutuhkan area dek lebih luas.
Digunakan untuk alat berat dengan bobot sangat besar karena mampu mendistribusikan beban lebih baik.
Sebelum alat berat dinaikkan ke trailer, area loading harus dipastikan aman. Hal yang perlu diperhatikan:
Pada beberapa kondisi, proses loading dapat menggunakan ramp khusus atau alat bantu seperti crane tergantung jenis unit dan lokasi pekerjaan.
Setelah area siap, operator mulai menaikkan alat berat secara perlahan. Tahapannya:
Pada tahap ini, komunikasi antara operator alat berat dan tim transportasi sangat penting untuk menghindari kesalahan posisi.
Setelah alat berat berhasil ditempatkan di atas trailer, tahap berikutnya adalah securing atau proses pengamanan muatan agar unit tetap berada pada posisi yang stabil selama perjalanan. Proses securing menjadi salah satu tahap paling penting dalam pengiriman alat berat karena kendaraan akan menghadapi berbagai kondisi jalan seperti tikungan, pengereman, jalan tidak rata, hingga perubahan kecepatan. Berikut tahapannya:
Alat berat harus ditempatkan pada posisi yang seimbang. Hal yang diperhatikan:
Posisi yang tidak tepat dapat membuat kendaraan sulit dikendalikan selama perjalanan.
Securing dilakukan menggunakan perlengkapan pengaman khusus seperti:
Tujuannya adalah menjaga alat berat tetap berada pada posisi semula ketika kendaraan mengalami:
Beberapa bagian alat berat perlu diamankan sebelum perjalanan. Contohnya:
Bagian tersebut perlu diposisikan dan dikunci agar tidak bergerak selama perjalanan.
Sebelum kendaraan meninggalkan lokasi, dilakukan pengecekan akhir. Checklist biasanya meliputi:
Tahap ini penting untuk memastikan alat berat siap dikirim menuju lokasi proyek.
View this post on Instagram
Pemilihan armada dan metode pengiriman yang sesuai menjadi faktor penting agar alat berat tiba di lokasi proyek dengan aman dan sesuai jadwal. PT Amanah Akhlak Mulia memiliki pengalaman menangani kebutuhan transportasi proyek, termasuk mobilisasi dan demobilisasi unit alat berat serta pengiriman alat berat door to door untuk mendukung berbagai kebutuhan industri dan konstruksi.
Dengan dukungan perencanaan rute, armada yang sesuai, dan koordinasi lapangan, AAM membantu perusahaan mendapatkan layanan pengiriman alat berat yang efektif dan terencana. Layanan AAM meliputi:
Pelajari layanan lengkap Amanah Group melalui amanahgroup.biz.
Kesalahan dalam proses loading dan securing dapat meningkatkan risiko kerusakan maupun keterlambatan proyek. Dengan pengalaman menangani mobilisasi alat berat, pengiriman door to door, dan transportasi proyek seperti yang sudah dijelaskan di atas, AAM dapat membantu memastikan setiap proses pengiriman dilakukan dengan perencanaan yang tepat.
Hubungi Tim Jasa Pengiriman Alat Berat
Securing bertujuan menjaga alat berat tetap stabil dan tidak bergeser selama perjalanan.
Umumnya menggunakan chain binder, rantai pengikat, tensioner, dan perlengkapan pengunci lainnya.
Karena alat berat memiliki bobot dan dimensi besar sehingga membutuhkan kendaraan dengan kapasitas dan stabilitas yang sesuai.
Tidak selalu. Beberapa alat berat membutuhkan bantuan crane atau alat bantu loading tergantung kondisi unit dan lokasi.
Ya. Survei membantu menentukan rute, armada, dan metode pengiriman yang paling aman.